Rabu, 11 April 2012

Tragedi Bintaro 19/10/1987

Artikel kali ini mengenai Tragedi Kereta 19-10-1987, atau yang lebih dikenal sebagai Tragedi Bintaro yang terjadi pada tanggal 19 Oktober 1987 di Bintaro, Jakarta Selatan tepatnya di Lengkungan “S” sekitar 200 meter setelah Palang Pintu Pondokbetung dan 8 km sebelum Stasiun Sudimara. Berikut ini detik-detik yang menegangkan tersebut.

Tanggal 19 Oktober 1987 Pukul 06.45, akan menjadi detik-detik yang akan tercatat dalam Sejarah Perkeretapian Indonesia. KA 225 Jurusan Rangkasbitung-Jakartakota yang dipimpin oleh Masinis Slamet Suradio, Asisten Masinis Soleh serta Kondektur Syafei, berhenti di Jalur 3 Stasiun Sudimara dengan ± 700 penumpang dan ditarik oleh Lokomotif BB30316. Kereta tersebut bersilang dengan KA Cepat 220 Jurusan Tanah Abang-Merak yang dipimpin oleh Masinis Amung Sunarya dan Asisten Masinis Mujiono dengan ± 500 penumpang dan ditarik oleh Lokomotif BB30616, di Jalur 2 Stasiun Kebayoran Lama.

Di St. Sudimara sendiri, di Jalur 3 terdapat KA 1035 Indocement dan di Jalur 2 terdapat Gerbong Kosong Rusak. Menanggapi hal tersebut, Djamhari yang menjabat sebagai Kepala PPKA (Pengatur Perjalanan Kereta Api) St. Sudimara, memberitahukan persilangan di St. Kebayoran Lama. Namun Umriyadi, Kepala PPKA St. Kebayoran Lama menolak pemindahan persilangan KA dan tetap meminta persilangan dilakukan di St. Sudimara. Yang kemudian akhirnya persilangan dilakukan di St. Sudimara.

Lalu Djamhari mengosongkan Jalur 2 untuk menampung KA Cepat 220 yang telah diberangkatkan Pukul 06.50 atas izin PPKA St. Kebayoran Lama, dengan memindahkan KA 225 ke Jalur 1. Djamhari memerintahkan Juru Langsir untuk melangsir KA 225 ke Jalur 1. Kemudian untuk memberi peringatan kepada Masinis dan penumpang, Juru Langsir mengibaskan Bendera Merah menuju Lokomotif KA 225 dan meniup peluit Semboyan 46 tanpa membatalkan perintah persilangan yang “terlanjur” diberikan kepada Masinis KA 225.

Masinis KA 225 mendengar Semboyan 46 Juru Langsir tersebut, tetapi ia tak dapat memastikan apakah telah ditunjukkan Semboyan 40 atau tidak (karena kondisi Lokomotif yang penuh sesak). Kemudian ia menanyakan kepada penumpang yang berdiri di luar Lokomotif, dan dijawab telah waktunya untuk berangkat. Masinis pun membunyikan Semboyan 41, disusul Semboyan 35. Ia tidak menyadari bahwa belum diberikan Semboyan 40 oleh PPKA St. Sudimara. Dan celakanya, ia mengira itu adalah semboyan yang telah diberikan PPKA adalah untuk memberangkatkan KA (berdasar jawaban penumpang), padahal itu adalah semboyan 46 untuk melangsir KA.


Akhirnya pukul 07.00 KA 225 pun berangkat tanpa izin dari PPKA St. Sudimara menuju “tujuan yang tak akan pernah tercapai”. Kontan semua petugas St. Sudimara panik hebat, terutama Juru Langsir yang kemudian mengejar KA 225 dan berhasil naik di Gerbong paling belakang. Beberapa Petugas KA pun mengejar dengan Motor. Djamhari pun mengibas-ngibaskan Bendera Merah dan menaikturunkan Sinyal Palang KA yang menggerakkan Sinyal Masuk arah Kebayoran Lama. Tapi tak satupun terlihat oleh Masinis KA 225. Kemudian Djamhari pun mengejar KA 225 dan berteriak-teriak, “Tolong… Pasti Tabrakan…Tolong… Pasti Tabrakan!!” Namun tak satupun usahanya membuahkan hasil, dan ia kembali ke St. Sudimara dan menghubungi PPKA St. Kebayoran Lama agar mengusahakan KA Cepat 220 diberhentikan di Palang Pintu Pondokbetung.

Djamhari akhirnya mencoba usaha terakhirnya dengan membunyikan Semboyan Bahaya ke Bel Genta Perlintasan. Namun sialnya, Petugas Palang Pintu Pondokbetung tidak hafal Semboyan Genta dan menganggapnya sebagai Bel Genta Percobaan. Akibatnya fatal, KA Cepat 220 berjalan lurus melewati Palang Pintu Pondokbetung tanpa diberhentikan oleh Petugas Palang Pintu Pondokbetung.

200 meter kemudian, Malaikat Maut pun turun ke bumi. KA 225 telah 8 km meninggalkan St. Sudimara dan berjalan Half-Speed (45 km/h), dan KA Cepat 220 berjalan Low-Speed (25 km/h). Mereka bertemu di Lengkungan “S”. Masinis KA 225, Slamet Suradio terkejut melihat KA Cepat 220, dan berusaha mengerem KA. Secara teoritis, hal tersebut tak akan berhasil, karena KA pada kecepatan 50 km/h saja membutuhkan 400 meter untuk dapat berhenti dengan total.

Pukul 07.10 suara benturan sangat keras mengiringi saling bertabrakannya kedua KA. Masinis & Asisten KA Cepat 220 selamat, karena berjongkok di Lantai Lokomotif. Namun Masinis & Asisten KA 225 luka parah. Karena Massa yang sangat besar, mengakibatkan masing-masing Lokomotif seakan tertelan masing-masing Gerbong (Telescopic Effect). Berdasarkan informasi dari Harian Suara Pembaruan, 72 orang tewas seketika, 200 lebih tewas karena sekarat, 300 lebih luka-luka.

Tragedi ini sangat mengguncangkan Indonesia, terutama Jakarta. Dan dikategorikan sebagai Kecelakaan KA Terbesar se-Indonesia. Sebelumnya, tanggal 20 September 1968, kecelakaan serupa pernah pula terjadi di Desa Ratujaya, Depok (sekitar 1 km setelah St. Depok), antara Kereta Cepat dan Kereta Lambat, 116 orang tewas seketika dan 67 orang luka-luka.

Kamus Kecil:
1.Semboyan 35: Ketika Masinis membunyikan Horn (Klakson) KA, sebagai Tanda KA akan diberangkatkan
2.Semboyan 40: Ketika Petugas Peron memberikan Sinyal Hijau kepada Kondektur KA, tanda jalur telah aman untuk dilalui
3. Semboyan 41: Ketika Kondektur membunyikan Peluit sebagai respon atas dimengertinya Semboyan 40 yang telah diberikan
4.Semboyan 46: Ketika Juru Langsir meniup peluit dan mengibaskan Bendera Merah, sebagai tanda kepada masinis dan penumpang bahwa KA akan segera dilangsir

Catatan:
1.Lokomotif KA Cepat 220 adalah BB30616, namun dalam ilustrasi menggunakan BB30617
2.Lokomotif KA 225 adalah BB30316, namun dalam ilustrasi menggunakan BB30317
Sumber: http://valkyriedwin.blogspot.com/2009/04/tragedi-kereta-19-10-1987.html

5 Pasukan Elit Masa Lampau

1 romanian knight
http://www.howarddavidjohnson.com/Alexander_the_Great.jpg
cavalry roma merupakan pasukan berkuda roma yang sangat di takuti dan disegani
merupakan pasukan elit roma zaman medieval dan sangat ditakuti dunia


2 persian war elephant
http://www.mlahanas.de/Greeks/LX/WarElephants.jpg
adalah kekuatan utama bangsa persia dan pernah mencatatkan sejarah dalam peperangan melawan raja alexander agung


3 spartan warrior
http://bfcz.files.wordpress.com/2009/03/spartan-warriors.jpg
ksatria spartan adalah kesatria kebanggan yunani kuno yang legendaris walau akhirnya dikalahkan oleh romawi pada pertempuran corinth


4 samurai
http://i157.photobucket.com/albums/t49/cinzia326/samurai.jpg
samurai adalah pasukan elit jepang yang memiliki kemampuan beladiri tangan kosong,pedang,panah,tombak dan berbagai jenis senjata jepang
dikenal dengan disiplin dan kepatuhan tingkat tinggi dimana merka akan bunuh diri jika di tangkap oleh musuh


5 mongolian warrior
http://img88.imageshack.us/img88/2189/157lq3.jpg
adalah kesatria mongol yang sempat berjaya di bawah pimpinan gengis khan
sangat ditakuti dan hampir menguasai seluruh asia.

Sabtu, 07 April 2012

Kota Iblis Moguicheng di Provinsi Xinjian, Cina


Moguicheng Kota Misterius
Di Cina, terdapat sebuah kota bernama Xinjian. Di kota ini, ada daerah terbengkalai yang disebut "Moguicheng" atau kota iblis (Devils’ Town). Disana ada beberapa istana / kastil kuno yang misterius.

Namun keberadaan kastil inilah yang menjadi daya tarik bagi para petualang untuk tidak melewatkan pengalaman unik di kawasan penuh misteri ini, dengan segala fenomena aneh lainnya. Daya tarik utama dari kawasan Moguichang ini tidak terletak pada daerah atau keindahan alamnya, akan tetapi tentang misteri yang ada di sana, yang telah dikenal dari masa ke masa hampir ribuan tahun yang lalu

Xinjian
Jika anda berkunjung kesana dihari panas dan cerah, dan dengan adanya sedikit hembusan angin sepoi2, Anda akan mendengar irama yang sangat aneh dan misterius. Suara aneh yang tidak jelas darimana asalanya. Anda akan mendengarkan ritme manis, seperti 10 juta bel kecil atau 10 juta gitar bermain bersama dengan indahya. Tapi jika angin kencang mendekat, maka suara yang timbul akan bagaikan raungan singa, tangis bayi atau lolongan serigala.

Sampai saat ini, fenomena ini tetap jadi misteri. Tidak ada yang menguak misteri apa sebenarnya yang menyebabkan terdengarnya suara yang demikian. Mitos yang mengatakan bahwa mereka adalah suara dari hantu, tapi masih terlalu dini untuk kita yakini bahwa ini memang kerjaan hantu iseng sebelum diadakan penelitian ilmiah. Banyak para ahli mencoba untuk meneliti tentang suara, namun mereka masih tidak ditemukan. Namun walaupun sedikit menakutkan, tempat ini masih merupakan salah satu tempat yang paling menarik untuk dikunjungi di hari libur.

Xinjian

KOTA IBLIS DAN PINTU NERAKA
Orang – orang setempat menyebutnya Moguicheng yang artinya kota Iblis. Moguicheng, yang merupakan padang pasir terletak di provinsi Xinjian Cina. Daerah ini merupakan daerah yang terbengkalai, tak ada satupun orang yang tinggal disini. Walaupun disini terdapat kastil – kastil.

Disebut kota iblis karena kota ini menyimpan misteri. Jika kita berjalan pada hari yang cerah kearah kastil – kastil ditemani tiupan angin sepoi, maka kita akan mendengar alunan melodi yang menyerupai dentingan bel ataupun dawai – dawai gitar yang dipetik dengan lembut. Namun ketika badai datang, pasir beterbangan kelangit dan seketika langit menjadi gelap, alunan melodi itu akan berubah menjadi suara auman harimau, jerit tangis bayi, suara hewan yang sedang disembelih, jeritan wanita sekarat dan pada akhirnya semua akan berubah menjadi suara teriakan, tangis, dan kemarahan.

Misteri suara – suara ini masih belum dapat dipecahkan. Siapa yang membuat dan kenapa? semuanya masih misteri.

Pintu Neraka ini ditutup rapat – rapat bagi manusia. “Pintu” ini terletak dipegunungan Kunlun Cina. Di pintu neraka ini terdapat Lembah Kematian. Disini banyak ditemukan sisa – sisa rambut hewan, tulang belulang, kerangka serigala, kerangka beruang, kerangka manusia, dan beberapa kuburan

source: http://www.dunia-unik.com/2010/12/mengintip-kota-iblis-moguicheng-di.html#

Misteri Pulau Paskah


(bahasa Polinesia: Rapa Nui, bahasa Spanyol: Isla de Pascua) adalah sebuah pulau milik Chili yang terletak di selatan Samudra Pasifik. Walaupun jaraknya 3.515 km sebelah barat Chili Daratan, secara administratif ia termasuk dalam Provinsi Valparaiso. Pulau Paskah berbentuk seperti segitiga. Daratan terdekat yang berpenghuni ialah Pulau Pitcairn yang jaraknya 2.075 km sebelah barat.

Luas Pulau Paskah sebesar 163,6 km². Menurut sensus 2002, populasinya berjumlah 3.791 jiwa yang mayoritasnya menetap di ibukota Hanga Roa. Pulau ini terkenal dengan banyaknya patung-patung (moai), patung berusia 400 tahun yang dipahat dari batu yang kini terletak di sepanjang garis pantai.

Ahli navigasi asal Belanda Jakob Roggeveen menemukan Pulau Paskah pada Hari Paskah tahun 1722. Perlu diketahui bahwa nama "Rapa Nui" bukan nama asli Pulau Paskah yang diberikan oleh suku Rapanui. Nama itu diciptakan oleh para imigran pekerja dari suku asli Rapa di Kepulauan Bass yang menyamakannya dengan kampung halamannya. Nama yang diberikan suku Rapanui bagi pulau ini adalah Te pito o te henua ("Puser Dunia") karena keterpencilannya, namun sebutan ini juga diambil dari lokasi lain, mungkin dari sebuah bangunan di Marquesas.

Patung-patung besar dari batu, atau moai, yang menjadi simbol Pulau Paskah dipahat pada masa yang lebih dahulu dari yang diperkirakan. Arkeologis kini memperkirakan pemahatan tersebut berlangsung antara 1600 dan 1730, patung yang terakhir dipahat ketika Jakob Roggeveen menemukan pulau ini. Terdapat lebih dari 600 patung batu monolitis besar (moai). Walaupun bagian yang sering terlihat hanyalah "kepala", moai sebenarnya mempunyai batang tubuh yang lengkap; namun banyak moai yang telah tertimbun hingga lehernya. Kebanyakan dipahat dari batu di Rano Raraku. Tambang di sana sepertinya telah ditinggalkan dengan tiba-tiba, dengan patung-patung setengah jadi yang ditinggalkan di batu.

Teori populer menyatakan bahwa moai tersebut dipahat oleh penduduk Polinesia (Rapanui) pada saat pulau ini kebanyakan berupa pepohonan dan sumber alam masih banyak yang menopang populasi 10.000-15.000 penduduk asli Rapanui. Mayoritas moai masih berdiri tegak ketika Roggeveen datang pada 1722. Kapten James Cook juga melihat banyak moai yang berdiri ketika dia mendarat di pulau pada 1774. Hingga abad ke-19, seluruh patung telah tumbang akibat peperangan internecine.

Sebagai catatan, pulau paskah adalah batas paling timur dari wilayah bangsa-bangsa yang menggunakan rumpun bahasa austronesia


sumber: http://misteri-us.blogspot.com/2009/12/misteri-pulau-paskah.html

Permen Coklat Berusia 106 Tahun

http://www.kagakribet.com/artikel/coklat.jpg

Diakui atau gak, jika melihat dari gambarnya, permen coklat satu ini mungkin saja gak bakalan menggugah selera para penggemar permen coklat.

Apalagi sejarahnya nih, coklat-coklat itu sempar berlayar dari kota St Andrew di Skotlandia dibuat untuk menandai perayaan penobatan Raja Edward VII, ahli waris Ratu Victoria, pada 26 Juni 1902.

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2008/10/22/article-1079793-02350AF2000005DC-316_468x313.jpg
Hebatnya lagi, permen-permen coklat yang dibungkus dan dimasukkan dalam sebuah kaleng itu ternyata bertahan lebih lama ketimbang masa pemerintahan Raja Edward VII yang meninggal tahun 1910.

Saat ditemukan, kaleng itu gak hanya berisi permen coklat saja tapi juga selembar potongan koran.

Potongan koran itu menjelaskan kalau permen coklat itu diberikan untuk seorang anak sekolah bernama Martha Greig di bulan Agustus, 1902. Oleh Martha permen itu bukannya dimakan malah disimpan sebagai kenang-kenangan.

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2008/10/22/article-1079793-02350B1A000005DC-500_468x336.jpg
Ketika sudah dewasa, Martha mewariskan kaleng dan isinya kepada salah satu anaknya yang juga nantinya menyerahkan kaleng itu kepada anak perempuannya, Freida McIntosh.
Oleh Freida, kaleng itu diserahkan ke organisasi pelestarian sejarah di kota St Andrew, St Andrews Preservation Trust yang bertujuan melindungi agar karakter dan sejarah kota itu tetap terjaga.

Sumber:
http://www.kagakribet.com/fun.php?id=ncf2u4oua84M

Puisi Untuk Sahabat "Segenggam Asa"

Puisi persahabatan '' Rindu Sahabat '' buat sahabat kamu yang lagi jauh disana. Berpisah untuk mengejar cita-cita. Ya, berpisah dengan sahabat memang berat, namun cita-cita mesti diraih, asa mesti dikejar. Sahabat, dengarkan jiwaku.



Segenggam Asa



Tidakkah engkau tau...
Kuterbalut Sunyi...
Sepi sendiri tanpamu...
Bukan kehendakku...

Angin malampun tau...

Dingin memang tanpamu...
Bintangpun enggan keluar...
Kosong...langit bagai mati

Saat mentari kembali...

Hangat jiwa kini kurasa...
Tolong...
Cairkan...kebekuan hati ini...

Sepi kini bukan untukku...

Bukan juga...untukmu...
Bukan untuk siapa-siapa...

Jangan berhenti kawan...

Jalan masih panjang...
Segenggam asa...
Mesti kau raih...

Hari ini...

Engkau pasti dapat...
Mengejar semua cita...
Mimpi...harus jadi nyata...



Bersamamu Aku Tegar


Ku sadar..disini arti ketulusan yang sesungguhnya

Yang tak kudapati...di tempat lain!
Ku mengerti..makna kebersamaan yang sebenarnya
Hanya denganmu..bukan yang lain!

Disini juga, tak pernah ada kebohongan, seperti tempat lain

Semua berjalan jujur, tanpa pura-pura
Ini bukan basa-basi...seperti kata politisi
Sahabatku.....arti kejujuran yang nyata

Tawa dan canda terdengar lepas di semua bahagiaku

Tangis pun mengalir pilu di setiap dukaku
Kurasakan beban itu, bukan apa-apa
Selagi bisa kita berbagi dalam suka dan sedih

Sahabatku, Tuhan telah mengirim malaikat

Yang bersemayam di jiwamu
Kini kutau mengapa? Tuhan memilihmu
Hadir diantara tawa dan tangisku

Engkau adalah pilihan dari kehendak-Nya

Sahabatku, waktu terus berjalan..itu artinya
Harus melangkah terus kedepan
Jalan ini sangat panjang, takkan kuat sendirian

Beratnya hidup, harus diperjuangkan

Sahabatku, bersamamu aku hidup
Bersamamu aku tegar
Tak goyah, meski di hadang badai

Sahabatku, dengarkan aku

Kini, ulurkan tanganmu, letakkan di bahuku
Kita berbagi dan tegar berdiri
Hingga nanti, semua kembali

Misteri Batu Besar Melayang

Di sebuah bukit di Gushan, Cina, sebuah objek berbentuk batu besar terlihat melayang dengan anggun di udara, seakan-akan ada tangan tak terlihat menyangganya. Entahkah objek itu sebuah UFO atau memang sebuah batu besar yang melayang karena fenomena alam, tidak ada yang bisa memastikannya.
Foto tersebut diambil oleh seorang bernama Gang Hao. Ia mengambil foto itu pada tanggal 19 Juli 2009 pukul 15:34. Saat itu Gang Hao dan keluarganya sedang mendaki bukit, ia mengambil kameranya lalu memotret pemandangan di sekitar tempat itu. Dua hari kemudian, ketika semua foto selesai diproses dan diupload ke komputer, ia melihat objek tersebut ada di salah satu fotonya.
Kamera yang digunakan adalah Canon SX 110IS. Foto itu tidak mengalami proses editing apapun. Apabila Melihat foto itu, maka diperkirakan diameter batu tersebut adalah 5 meter. Ukuran yang luar biasa besar.
Walaupun penampakan ini sangat luar biasa aneh, namun ternyata fenomena serupa juga pernah terlihat di Limon State Park dan Yellowwood State Park di Indiana, Amerika. Pada kedua lokasi tersebut, para pemburu pernah melihat bongkahan batu besar melayang diatas pepohonan.

Sumber: http://wong168.wordpress.com/2009/09/02/batu-besar-melayang/